Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Karya Seni Budaya Asli Indonesia Yang Diakui Unesco Dan Sekarang Mendunia

JUANESIA.INFO - Warisan budaya Indonesia yang diwariskan oleh nenek moyang kita secara turun temuruna haruslah selalu kita jaga. Indonesia tercatat memiliki banyak sekali warisan budaya yang tersebar di seluruh Nusantara. Mulai dari Tarian, Tradisi, Olahraga, Permainan, Upacara Adat, Pakaian, alat musik dan masih banyak lagi lainya yang tidak dapat saya sebutkan lengkap disini.

Karya seni budaya Indonesia yang mendunia dan diakui Unesco

Indonesia menjadi satu-satunya negara di dunia ini yang memiliki ratusan hingga ribuan warisan seni budaya dari para leluhur. Namun dari sekian banyak budaya Indonesia belum sepenuhnya tercatat di UNesco, yaitu organisasi International dibawah PBB yang fokus pada urusan Pendidikan, Sains, dan Budaya. Namun Indonesia harus berbangga karena setidaknya ada 10 warisan karya seni budaya Indonesia yang resmi diakui dan tercatat di UNESCO sebagai warisan budaya tak benda asli dari Indonesia. 

Dan berikut ini adalah daftar warisan budaya tak benda Indonesia yang diakui oleh UNESCO`

1. Keris

Keris pusaka asli Indonesia

Keris adalah jenis Pusaka asli Indonesia warisan dari para Leluhur yang sampai sekarang masih terjaga eksistensinya. Sampai sekarang keris masih menjadi pusaka keramat bagi orang Indonesia. Selain sebagai pusaka keris juga menjadi suatu karya seni yang indah dan mengagumkan. Banyak filosofi yang terdapat dalam keris mulai dari bentuk, corak, tangkai dan sarungnya.

Di Nusantara ini, banyak ditemukan keris-keris keramat dan bersejarah yang dianggap memiliki kelebihan supranatural, seperti Keris Empu Gandring, Keris Kyai setan Kober, Keris sengkalet dan lainya.

Sejak Tahun 2008, Keris secara resmi diakui dan terdaftar di UNESCO sebagai warisan karya seni budaya dari Indonesia.

2. Wayang Kulit

Tarian asli wayang kulit jawa

Wayang kulit menjadi salah satu karya seni budaya Asli Indonesia yang juga sudah diakui oleh Unesco. Wayang kulit sudah dikenal dunia dan banyak dari orang-orng luar negeri yang tertarik dan belajar tentang wayang kulit. 

Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Jawa, khususnya Jawa Tengah. Wayang berasal dari kata 'Ma Hyang' yang artinya menuju kepada roh spiritual, dewa, atau Tuhan Yang Maha Esa. Ada juga yang mengartikan wayang adalah istilah bahasa Jawa yang bermakna 'bayangan', hal ini disebabkan karena penonton juga bisa menonton wayang dari belakang kelir atau hanya bayangannya saja. Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang yang juga menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang, dengan diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga dan tembang yang dinyanyikan oleh para pesinden. Dalang memainkan wayang kulit di balik kelir, yaitu layar yang terbuat dari kain putih, sementara di belakangnya disorotkan lampu listrik atau lampu minyak (blencong), sehingga para penonton yang berada di sisi lain dari layar dapat melihat bayangan wayang yang jatuh ke kelir. Untuk dapat memahami cerita wayang (lakon), penonton harus memiliki pengetahuan akan tokoh-tokoh wayang yang bayangannya tampil di layar.

Secara umum wayang mengambil cerita dari naskah Mahabharata dan Ramayana, tetapi tak dibatasi hanya dengan pakem (standard) tersebut, ki dalang bisa juga memainkan lakon carangan (gubahan). Beberapa cerita diambil dari cerita Panji.

Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga ( Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity ). Wayang kulit lebih populer di Jawa bagian tengah dan timur, sedangkan wayang golek lebih sering dimainkan di Jawa Barat.

3. Batik

Motif kain batik asli lasem Indonesia

Siapa yang tak kenal dengan Batik, semua orang Indonesia dan bahkan dunia sudah mengenal dengan Batik. Batik merupakan warisan seni budaya leluhur asli Indonesia yang sekarang masih terjaga eksistensinya. Bahkan Batik sudah mendunia loh.

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009.

Jika dulu batik identik dengan pakain orang tua dan terlihat kuno, beda dengan sekarang ini dimana Batik sudah lebih modern dan modis, banyak kaula muda yang menggunakan Batik dan mereka bangga.

4. Angklung

Pertunjukan alat musik angklung di dunia

Masyarakat Jawa Khususnya Jawa Barat tentu tidak asing dengan Alat Musik Angklung.  Alat musik multitonal ini secara tradisional berkembang di masyarakat Sunda, Jawa Barat. Alat musik Angklung dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil.

Kini sejak November 2010, Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO. 

5. Reog Ponorogo

Pertunjukan seni Reog Ponorogo

Reog Ponorogo juga menjadi salah satu seni budaya asli Indonesia yang mendapat pengakuan UNESCO. Reog sendiri pernah menjadi menjadi sengketa dengan negara tetangga "Malaysia" yang dianggap telah mengklaim bahwa reog merupakakan kesenian miliknya. Namun dengan tegas Indonesia bertindak dan menolak klaim itu, dan pada ahirnya ditetapkan bahwa Reog merupakan seni budaya asli Indonesia.

6. Tari Saman

Penampilan tari saman asli Aceh Indonesia

Tari Saman menjadisalah satu tari yang menarik untuk dipelajari, kini Tari Saman juga sudah mendunia loh. Merupakan tarian asli Suku Gayo, Aceh yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian saman mempergunakan Bahasa Gayo. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam beberapa literatur menyebutkan tari saman di Aceh didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo di Aceh Tenggara. Tari saman ditetapkan UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda UNESCO di Bali, 24 November 2011.

7. Noken Papua

Kerajinan Noken Papua yang diakui Unesco

Mungkin sebagian dari kita masih Asing dengan Noken, karena memang ini adalah nama barang yang berasal dari Indonesia Timur yaitu Papua.

Noken merupakan nama tas tradisional masyarakat Papua yang dibawa dengan menggunakan kepala dan terbuat dari serat kulit kayu. Sama dengan tas pada umumnya tas ini digunakan untuk membawa barang-barang kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat Papua biasanya menggunakannya untuk membawa hasil-hasil pertanian seperti sayuran, umbi-umbian dan juga untuk membawa barang-barang dagangan ke pasar. Karena keunikannya yang dibawa dengan kepala, noken ini di daftarkan ke UNESCO sebagai salah satu hasil karya tradisional dan warisan kebudayaan dunia dan pada 4 desember 2012 ini, noken khas masyarakat Papua ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda UNESCO.

"Pengakuan UNESCO ini akan mendorong upaya melindungi dan mengembangkan warisan budaya Noken, yang dimiliki oleh lebih dari 250 suku bangsa di Provinsi Papua dan Papua Barat,"

8. Tiga Tari Sakral Dari Bali

Pertunjukan tari sakral Rejang Dedari Bali

Ada dua jenis pengelompokan tari di Bali, yaitu tari Wali (Sakral) dan tari Bebali/Balih-balihan (hiburan). Unesco telah menetapkan tiga tari Sakral yang berasal dari bali pada Tahun 2015 kermarin sebagai warisan budaya dunia tak benda dari Indonesia.

Untuk Jenis Tari Sakral/Wali yaitu: 

Tari Rejang yaitu: tarian yang ditampilkan oleh wanita secara berkelompok di halaman pura pada saat berlangsungnya upacara.Tari rejang memiliki gerakan yang sederhana dan lemah gemulai.

Tari Baris yitu: jenis tarian pria, ditarikan dengan gerakan yang maskulin. Berasal dari kata bebaris yang bermakna prajurit, tarian ini dibawakan secara berkelompok, berisi 8 sampai 40 penari.

Tari Sanghyang Dedari adalah tari yang memasukkan unsur-unsur kerasukan guna menghibur dewa-dewi, meminta berkat dan menolak bala.

Tari Barong adalah seni tari yang menceritakan pertarungan antara kebajikan dan kejahatan. Tokoh utama adalah barong, hewan mistik yang diperankan dua penari pria, seorang memainkan kepala dan kaki depan, seorang lagi jadi kaki belakang dan ekor.

Pendet, adalah tarian pembuka upacara di pura. Penari yang terdiri dari wanita dewasa menari sambil membawa perlengkapan sesajen. Gerakan Tari Pendet lebih dinamis dibanding Tari Rejang. Kini, Pendet telah ditarikan untuk hiburan, terutama sebagai tari penyambutan.

Sebenarnya banyak sekali tari tradisional indonesia yang mendunia dan bahkan hampir setiap daerah memiliki tarian khasnya. Mungkin setelah 3 tarian sakral bali tersebut akan menyusul tarian-tarian asli indonesia lainya.

9. Pinisi - Sulawesi Selatan

Bentuk kapal pinisi asli Sulawesi Indonesia

Satu lagi yang membanggakan dari Karya Seni Budaya Indonesia yaitu Pinisi. Secara Resmi Kapal Pinisi sudah diakui dan terdaftar di UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia di tahun 2017 ini. Sebagai sebuah karya seni luar biasa warisan dari leluhur.

Secara umum Pinisi adalah kapal layar tradisional khas berasal dari Suku Bugis dan Suku Makassar di Sulawesi Selatan, Indonesia. Tepatnya dari desa Bira kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba. Pinisi sebenarnya merupakan nama layar. Kapal ini umumnya memiliki dua tiang layar utama dan tujuh buah layar, yaitu tiga di ujung depan, dua di depan, dan dua di belakang; umumnya digunakan untuk pengangkutan barang antarpulau. Dua tiang layar utama tersebut berdasarkan 2 kalimat syahadat dan tujuah buah layar merupakan jumlah dari surah Al-Fatihah. Pinisi adalah sebuah kapal layar yang menggunakan jenis layar sekunar dengan dua tiang dengan tujuh helai layar yang dan juga mempunyai makna bahwa nenek moyang bangsa Indonesia mampu mengharungi tujuh samudera besar di dunia.

Selain bebrapa warisan budaya yang kami sebutkan diatas, saat ini masih banyak lagi hingga ratusan karya seni budaya Indonesia yang masih dalam proses verifikasi dan diajukan ke pihak UNESCO untuk kemudian diakui menjadi warisan budaya asli Indonesia. Semoga saja semuanya berjalan lancar. Selanjutnya mari lestarikan dan hargai seni budaya bangsa sendiri,  kita harus bangga menjadi orang Indonesia.
Jabad
Jabad Orang biasa dengan cita-cita tidak biasa, yang mencitai dan menghargai sejarah bangsanya.