Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kabar Baik, Indonesia Bangun Museum Maritim Yang Dapat Mengungkap Fakta Sejarah Masalalu

JUANESIA.INFO - Museum maritim Indonesia saat ini sedang dibangun, museum ini selain dijadikan sebagai tempat wisata juga sebagai petunjuk tentang sejarah masa lalu. Dibangunanya musiem maritime ini jelas akan sangat bermnfaat untuk media edukasi untuk anak-anak Indonesia nantinya.

Pembangunan Museum Maritim Indonesia ini saat ini sudah mencapai progress lebih dari 70%. Terletak di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dan masuk wilayah Jakarta Utara. Melihat lokasi dan nilai historisnya jelas museum ini akan menjadi destinasi wisata sejarah baru di Indonesia dan akan dapat membantu generasi muda kita dalam mengetahui bukti sejrah kemaritiman yang dilakukan oleh nenek moyang terdahulu.

Dalam pernyataanya, Ibu Tinia Budiati yaitu sebagai kepala Museum Maritim ini mengungakpkan, jika pengelola tlah melakukan soft launching pada tanggal 7 Desember 2018 kemarin. Namun untuk grand launchingnya akan dilaksanakan disekitaran bulan Juli tahun 2019 ini. 

Dulunya lokasi museum ini adalah bekas Kantor Pengelola Pelabuhan yang man dibangun pada awal bd 20 an. Dan sekarang walau pembangunan museum amritim ini belum selesai dan masih berjalan, tetapi untuk rupa dan bentuknya sudah tampak rapi dan rapi. Secara jelas terlihat wajah dri gedung museum ini. Hanya saja harus dilakukan pekerjaan finishing agar nantinya museum ini siap menerima wisatawan baik domestic maupun internasional," ujar Ibu Tinia saat ditemui, pada selasa (08/1/2019). 

Gedung Museum Maritim Indonesia
Foto : kompas.com/Ardito Ramadhan D.
Gedung Museum Maritim yang masih dalam proses finishing ini dilengkapi dengan beberapa ruangan. Yitu di bagian depan gedung, para pengunjung akan dapat langsung melihat susunan tangga lebar dengan hiasan relief yng menggambarkan kegiatan di pelabuhan tempoe dulu dan juga dilengkapi dengn animasi visual warna warni yang begitu indah.

Sementara itu untuk bagian sisi kiri gedung, para pengunjung akan dapat melihat toko suvenir yang man menyediakan berbagai bntuk barang unik yang berkaitan dengan dunia pelabuhan dan maritim. Untuk bagian sisi kanan setelah pintu masuk museum, ini merupakan ruang pameran yang sudah dipajang foto-foto pelabuhan dan kelautan mulai dari tahun 1850-an hingga 2018. Kemudian disini juga ditampilkan video-video dokumenter tentang kelautan dan kedermagaan. 

Dalam ruangan yg berbentuk hampir mirip labirin ini menampilkan juga miniatur kapal mulai dari yg versi tradisional sampai yang modern. Kemudian ada juga miniatur crane tempoe dulu, peta jalur perdaganagan nusantara, berbagai bentuk alat navigasi, peralatan pelabuhan, hingga perangkat keamanan laut juga dipajang supya pengunjung memiliki sebuah gambaran secara jelas tentang kegiatan di pelabuhan waktu dulu yaitu dari masa ke masa. 

Selanjutny ketika pengunjung memasuki lantai dua gedung ini, akan tersajikan susunan rak buku lengkap dengan meja yang memang sengaja diletakkan di tepi jendela dan langsung menghadap laut. Jelas ini daya tarik sendiri dan sangat keren.

Belum habis ternyata, masih ada dua buah ruangan besar di museum ini. ruangan pertama digunakan sebagai ruang pertemuan-pertemuan. Sementara untuk ruangan satunya nantinya akan dipakai menampilkan banyak peragaan dalam bentuk audiovisual tentang kondisi pelabuhan dari masa ke masa. Dan Ibu Tinia mengatakan jika nanti sekitar bulan Juli diharapkan fasilitas ini sudah lengkap dan akan lebih rapi, jadi para pengunjung akan dapat menikmati wisata sejarah kemaritiman di tempat ini. 

Untuk sekarang ini walaupun proses pembangunan Museum belum selesai progress 100%, kita sudah bisa atau diijinkan menyambangi museum maritim ini pada hari Selasa sampi dengan hari Jumat yaitu pada jam 09.00 - 16.00 WIB. Dan untuk hari Sabtu dan Minggu waktu buka lebih panjang yaitu pada jam 09.00 - 17.00 WIB. Sedangkan untuk setiap hari Senin dan hari libur nasional museum Maritim ini ditutup. Ibuk Tinia melanjutkan lagi bahwa "Satu lagi yang menarik, sebelum grand launching nanti, pengunjung yang datang ke museum tidak dikenakan tarif alias gratis."

Mendengar kabar ini jelas menjadi suatu kabar gembira buat kita dan seluruh masyarakat Indonesia. Karena museum semacam ini akan dapat memberikan manfaat baik dari segi edukasi, sejarah, dan juga wisata.

Artikel ini sudah lebih dulu tayang di travel.kompas.com dengan judul: 
Museum Maritim, Sejarah Pelabuhan Indonesia Dari Masa ke Masa.

Jabad
Jabad Orang biasa dengan cita-cita tidak biasa, yang mencitai dan menghargai sejarah bangsanya.