MISTERI SITUS MEGALITIKUM SELODIRI TERJAN REMBANG

JUANESIA.INFO - Benarkah situs selodiri merupakan salah satu situs megalitikum yang ada di dunia ini. Sebab dalam beberapa hari lalu saya dan teman-teman mencoba mendaki bukit ini untuk melihat langsung situs selodiri yang ada dipuncak bukit Desa Terjan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Dengan hati penuh penasaran akan kebenaran situs ini walau gerimis dan mendung kami nekat mendaki bukit untuk membuktikan keberadaan situs yang disebut sebagai salah satu batu megalit tertua yang ada di dunia.

Melihat situs megalitikum selodiri terjan

Jam 13.00 siang kami berangkat dari Kota Rembang untuk menuju Desa Terjan dengan mengendarai mobil. Dari rembang kami lewat jalur Pantura menuju lasem – Sluke dan kemudian Desa Pandangan Kragan. Dari Pertigaan Pandangan belok kanan arah selatan melewati Jalan Pandangn – Sedan untuk menuju Desa Parengan. Sesampainya di Desa Parengan Kecamatan Kragan kami masuk ke kanan atau belok ke barat menuju Dusun Tinatah. Semapainya di Tinatah lurus menuju arah Desa Terjan.
Mulai dari Parengan ke tinatah sampai keterjan ini kita melewati jalan sempit, namun jalannya sudah aspal dan sebagain berbeton. Jadi harus hati-hati karena untuk simpangan mobil kita harus mencari lokasi yang memungkinkan.

Gambar foto di Situs Selodiri

Singkatnya mulai brangkat dari Rembang Kota sampai Lokasi situs Selodiri kami membutuhkan kurang lebih waktu sekitar 2 Jam karena pukul 15.00 WIB kami baru nyampai puncak selodiri. Untuk mobil hanya bisa sampai bawah bukit saja, dan untuk mencapai puncak situs kita harus berjalan kaki sekitar 1 km.

Jalan menuju situs selodiri

Sesampainya bukit tepat dibagian bawah bukit ini, kami kaget karena kami melihat area bekas tambang batuan kapur yang sangat lebar, ternyata memang benar disekitar bukit sempat dilakukan penambangan batuan kapur/tras. ini jelas merusak keindahan alam yang ada.

Gambar area bekas tambang di bukit situs selodiri


Lokasi bekas tambang di Selodiri

Kami masih penasaran dengan letak situsnya, ahirnya kami jalan kaki naik ke puncak bukit, dan benar saja kami melihat batu-batuan dengan bentuk yang unik penuh dengan ukiran gambar-gambar kuno yang penuh makna dengan Plang bertuliskan Situs Selodiri. Yang paling menarik adalah batu dengan bentuk dan gambar menyerupai kepala hewan dengan dua mata dan hidung namun bermulut lebar. Menurut cerita gambar batu ini merupakan ukiran Pesut Jawi.

Situs batu megalitikum selodiri

Gambar batuan megalitikum terjan rembang

Foto situs batu megalitikum

Menyusuri situs selodiri terjan rembang

Sejarah Singkat Situs Selodiri Terjan

Tentang sejarah situs selodiri ini dapat diambil darai buku sejarah yang erat kaitannya dengan awal mulanya bangsa jawa. Didalam buku sejarah yaitu “Sejarah Kawitane Wong Jowo lan Wong Kanung“. Disebutkan bahwa ada seekor ikan dengan nama pesut dari Nusa Bruney (Kalimantan), ikat pesut ini bermigrasi ke pulau Jawa.

Alasan ikan Pesut migrsi ke tanah jawa yaitu pasca keributan yang mana terjadi di tanah Nusa Bruney. Karena sifat keluwesan pesut ini membuat dia bisa berteman akrab dengan umat manusia. Pesut ini juga menjalin hubungan persahabatan dengan Jawi ( jawi yaitu seekor banteng betina, yang kemudian menjadi asal muasal kata “jawa” hingga dikenal sampai saat ini).

Pesut, manusia, dan Jawi ini terus menjalin persahabatan yang erat dan harmonis. Akibat persahabatan erat tersebut, maka Kie Sen Dhang (pemimpin manusia), menyerukan kepada semua manusia untuk tidak melakukan perburuan ikan pesut dan banteng betina. Disebutkan juga bahwa Ikan Pesut memberikan ganggang sebagai makanan untuk si jawi, yang membuat susunya jadi berlimpah. Susu jwi inipun ahirnya menjadi asupan bergizi untuk anak-anak ikan pesut.

Singkt cerita bermula dari persahabatan erat antara Pesut, jawi, dan manusia ini , kemudian diabadikan manusia waktu itu dalam beberapa ukiran batu yang berbentuk dengan rupa ketiganya. Ukiran rupa  Ikan Pesut, jawi dan manusia kini terukir abadi di puncak bukit di dibagian selatan Pesisir Jawa.

Penemuan bentuk ukiran batu di situs selodiri Terjan mengerucutkan cerita dalam Buku tersebut. Dan diduga bukit di desa terjan yang memiliki banyak bebatuan dengan ukiran yang bentuknya mirip apa yang diceritakan dalam buku tersebutlah sebagai Situs Selodiri.

Dikemukanan oleh Gunadi Kasnowihardjo yaitu seorang peneliti dari Balai Penelitian Arkeologi Yogyakarta, yaitu pada 1978 pemeritah pust sudah melakukan penelitian yang hasil  kesimpulannya mengatakan bahwa bukit Terjan yaitu letak situs selodiri ini merupakan punden berundak. Karena selain merupakan ”temugelang”  (batu disusun keliling dengan bentuk melingkar), di bukit tersebut ditemukan juga kursi dan kubur batu, serta arca dengan bentuk kepala hewan.

Situs megalitikum Selodiri ini diperkirakan sudah ada sejak 294 tahun sebelum masehi (nah dari sini muncul pertanyaan, benarkah situs selodiri ini termasuk jenis megalitikum, sebab umunya batu megalit sudah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi sedangkan selodiri hanya ratusan tahun saja).
Lanjutnya muncul kuat dugaan selain di lokasi yang kami kunjungi yaitu situs selodiri ini.

Diperkirakan ada titik-titik megalitikum lainnya yang berada di sekitar lokasi yang yang sudah ditemukan tersebut. Namun untuk membuktikan digaan tersebut dibutuhkan penyusuran dan penelitian lebih lanjut disekitar lokasi. Sementara itu Jajang Agus Sonjaya (dari Jurusan Arkeologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta), dia meyakini bahwa bagian barat dari Bukit Selodiri tersebut juga merupakan bagian dari punden berundak.

Memang untuk membuktikan dugaan dan mengungkap tabir sejarah dari situs selodiri ini dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Dan juga perhatian dari pihak Pemerintah daerah dan Pusat juga sangat dibutuhkan demi kelestarian lingkungan situs dan mengungkap tabir misteri sejarah yang ada.

Penyusuran kami di Selodiri

Melihat sendiri lokasi letak situs selodiri tersebut, dan bentuk bebatuan serta bukit memang menyimpan banyak misteri sejarah yang perlu diungkap. Selain dilokasi terdapat bukit-bukit lain disekitarnya yang memang butuh penelitian.

Setelah melihat langsung lokasi sbukit selodiri, kami juga dimanjakan oleh udara yang sejuk sertaalami. Taklupa pemandangan alam disekitar juga begitu mengesankan indah. Tempat ini bagus sebagai spot foto daan mencari ketenangan bathin karena kita dapat menikmati alam pegunungan yang asri dengan pemandangan langsung menuju laut utara pulau jawa.

Untuk selengkapnya tentang penelusuran kami di situs selodiri terjan ini dapat anda lihat dalam video berikut ini:

Itulah hasil penyusuran kami di Situs Selodiri Terjan Rembang, untuk cerita sejarah yang kami rngkum disini diambil dari beberapa sumber yang kami anggap paling akurat. Untuk kebenarannya tentu masih butuh penelitian lebih lanjut.

Jabad
Jabad Orang biasa dengan cita-cita tidak biasa, yang mencitai dan menghargai sejarah bangsanya.